artikel populer, Bahasa Indonesia, Hukum

MODAL UNTUK MEMBUAT PERUSAHAAN LOKAL (PT)

Harus memiliki setidaknya 50 juta Rupiah tergantung dari kegiatan usaha (Modal Dasar)
Setor 25% dari modal dasar di dalam Bank atas nama perusahaan (Modal disetor)
Uang dalam Bank tidak terkunci dan dapat digunakan untuk keperluan perusahaan
Setidaknya 500 juta Rupiah untuk dapat mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA)

Bagaimana jika saya tidak memiliki 50 juta Rupiah diawal?

Modal dasar untuk perusahaan lokal ialah setidaknya 50 juta Rupiah dan setidaknya 25% dari modal tersebut disetor secara penuh ke rekening bank atas nama perusahaan. 


Namun ketentuan mengenai jumlah modal dasar mungkin sudah tidak diberlakukan, sesuai dengan PP No. 29 tahun 2016, yang menyatakan bahwa nilai modal dasar dapat ditentukan sesuai dengan keputusan para pendiri 

(kecuali untuk perusahaan yang bergerak di beberapa bidang tertentu).


Hal ini berarti perusahaan dapat dibentuk dengan modal dasar kurang dari 50 juta Rupiah, dengan 25% dari modal dasar yang ditentukan disetor penuh kedalam rekening bank.

Sebuah usaha akan diklasifikasikan derdasarkan jumlah modal dasar yang dimiliki:


  • Mikro: Kurang dari 50 juta Rupiah
  • Kecil: 50 Juta Rupiah hingga 500 Juta Rupiah
  • Menengah: 500 Juta Rupiah hingga 10 Miliar Rupiah
  • Besar: lebih dari 10 Miliar Rupiah


VROffices dapat memberikan bantuan hukum untuk membentuk perusahaan dengan modal seadanya dan memberikan panduan untuk melewati sistem hukum yang kompleks.


Catatan: Hanya usaha menegah yang dapat mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA)


Apakah modal dasar harus dalam bentuk uang?

Modal dasar dapat dimiliki dalam bentuk uang atau aset lain selain uang di rekening bank. 

Namun, aset selain uang harus ditaksir oleh seorang ahli untuk harga yang masuk akal dan sesuai harga pasar. 

Tenaga ahli harus bersifat independen dan tidak berhubungan sama sekali dengan perusahaan ataupun para pemegang saham.


Catatan: Apabila perusahaan hendak menyertakan aset lain atau menambah nilai modal dasar, harus dilakukan peruabahan dalam Akta Pendirian untuk mencatat perubahan nominal modal dasar.


Kapan modal disetor harus disetorkan?

Modal disetor harus disetorkan setidaknya 14 (empat belas) hari setelah Akta Pendirian ditandatangani. Modal disetor harus dibayarkan secara penuh dan dapat dibuktikan secara hukum. 

Modal disetor juga dapat dibuktikan dengan Surat Pernyataan Modal. 


Surat Pernyataan Modal pada dasarnya ialah surat yang menyatakan kemampuan investor untuk membiayai perusahaan dan haru ditandatangani oleh seluruh pemegang saham.


Dapatkah modal disetor digunakan untuk keperluan perusahaan?

Ide dasar dari Modal disetor ialah untuk membuktikan bahwa pemegang saham memiliki dana yang cukup untuk menjalankan perusahaan. 


Maka dari itu, setelah Modal disetorkan, Modal disetor tidak akan terkunci dalam bank, melainkan dapat dipakai untuk membiayai keperluan perusahaan seperti membayar gaji pekerja, sewa kantor dll.

Artikel Populer